Mabadi’ (pokok-pokok) yang Sepuluh

Sebelum memulai mempelajari ilmu fiqih, terlebih dahulu perlu diketehui sepuluh perkara di bawah ini :

  1. Ta’rifnya : arti kata fiqih menurut bahasa arab adalah paham atau pengertian. Menurut istilah adalah ilmu untuk mengetahui hukum-hukum syara’ pada perbuatan anggota, diambil dari dalil-dalilnya yang tafsili (terinci).
  2. Yang mengaturnya : Nabi SAW. dan yang menyusunya seperti susunan yang ada sekarang ini adalah imam Abu Hanifah.
  3. Namanya Ilmu Fiqih
  4. Nisbatuhu (bandinganya dengan ilmu lain) : ilmu untuk mengetahui perbedaan hukum-hukum agama (syara’) dengan ilmu-ilmu lain.
  5. Maudu’nya : tempat berlaku ilmu fiqih adalah pada perbuatan-perbuatan yang mungkin mengakibatkan hukum-hukum yang lima.
  6. Hukumnya : hukum belajar fiqih adalah fardu’ain, sekedar untuk mengetahui ibadat yang sah atau tidak, dan selebihnya (lain dari itu) fardu kifayah.
  7. Tujuanya (buahnya) : buah dari mengamalkan dan mengatahui ilmu fiqih adalah mendapat keridhaan Allah SWT. yang menjadi jalan kebahagiaan dunia akhirat.
  8. Kelebihanya : fiqih melebihi segala ilmu, seperti sabda Rosululloh SAW. : “Barang siapa yang dikehendaki Allah menjadi orang yang baik di sisi-Nya, dijadikanya orang itu ahli agama”.
  9. Pengambilanya : fiqih diambil dari Al-Quran, sunnah, ijma’, dan qias)
  10. Masailnya (yang diperbincangkanya) : kalimat-kalimat yang mengandung hukum, langsung atau tidak langsung, seperti kita katakana, “Fitrah itu wajib”, atau “wudu itu syarat shalat”.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s