Agenda Bulan Ramadhan 1432 H

Rencana Agenda Bulan ramadhan 1433 H /2011 M TPA Baitul Hikmah adalah sebagai berikut :

  1.  Lomba Sambut Ramadhan
  2. TPA Every Day
  3. Kultum
  4. Buka bersama
  5. Mabit (Malam Bina Iman & Takwa)
  6. Nonton Film Bareng
  7. Bakti Sosial
  8. Takbir Keliling

Mohon masukan dari Ustadz/ah dan santri atau mantan santri, demi progresifitas TPA ke depanya. Jazakumulloh…

by : Sie. Kurikulum

Advertisements

Ramadhan Kita Semua

Bulan ramadhan adalah bulan yang paling mulia diantara bulan-bulan lainya. Kuwajiban untuk berpuasa dan awal diturunkanya Al Quran terjadi dibulan ramadhan. Hal tersebut dijelaskan dalam Al Quran sebagai berikut :

“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa”.(QS. AL-Baqarah: 183).

“ Bulan Ramadhan ialah bulan (awal) turunnya Al-Qur’an berupa, petunjuk untuk manusia dan penjelasan tentang petunjuk itu dan menjadi penegak kebenaran dan pembeda yang hak dan yang batil….”.(QS. Al-Baqarah :185).

Amal ibadah ibadah juga dilipat gandakan pahalanya jika dilaksanakan di bulan ramadhan. Bulan ramadhan juga terdapat satu malam dimana malam itu lebih mulia dari seribu bulan. Malam itu dinamakan malam seribu bulan atau malam lailatul qadar. Seorang hamba jika mendapatkan malam tersebut berarti sudah mendapatkan keridhaan dari Allah diseluruh hidupnya.

Kemuliaan yang besar di bulan ramadhan harus dapat kita manfaatkan semaksimal mungkin dengan cara meningkatkan kuantitas dan kualitas ibadah kita kepada Allah. Ibadah bukan hanya ibadah mahdzah (terdapat tuntunnya) tetapi juga ibadah qoiru mahdzah (mu’amalah/sosial kemasyarakatan). Sebagian masyarakat menganggap ibadah mahdzah lebih penting dibandingkan dengan ibadah qhairu mahdzah, padahal hal tersebut sebenarnya tidak sepenuhnya tepat. Seharusnya kedua ibadah tersebut harus secara seimbang dan bersama-sama dikerjakan dengan niat untuk meraih keridhaan Allah, tentunya tidak bertentangan dengan yang dituntunkan oleh Rosul Muhammad SAW.

Pelaksanaan ibadah mahdzah dan qhoiru mahdzah secara seimbang merupakan cermin dari keshalihan seseorang. Seorang yang shalih tidak hanya rajin dengan berbagai ritual keagamaan di masjid seperti shalat berjamaah, dzikir, mengkaji al quran dan berbagai ilmu namun dia juga harus aktif diberbagai kegiatan masyarakat dan kegiatan sosial. Karena esensi dari keshalihan adalah baiknya hubungan individu dengan Tuhannya (hablun minallah) dan dengan masyarakat di sekitarnya (hablun minannas).

Aktif di masyarakat bukan berarti harus terjun langsung pada teknis kegiatan, akan tetapi dapat berperan sesuai dengan kemampuan dan potensi masing-masing individu. Orang kaya dengan kemampuan harta dan modal yang kuat dapat berperan serta sebagai donatur dan penyedia modal dalam menbiayai berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan, orang yang dikarunaia dengan kecerdasan dan kepandaian dapat berperan sebagai konseptor dan pengelola kegiatan, sedangkan yang dikaruniai dengan fisik yang kuat  maka dengan fisiknya tersebut dia gunakan untuk membantu proses pelaksanaan kegiatan.

Pada akhirnya jika semua lapisan masyarakat saling tolong-menolong dan bahu membahu maka akan tercipta kondisi yang nyaman dan mudah untuk beribadah dan mencari keridhaan Allah. Di dalam Al Quran juga terdapat anjuran untuk saling tolong menolong dalam kebaikan :

“…dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. dan bertakwalah kamu kepada Allah, Sesungguhnya Allah Amat berat siksa-Nya.” (QS. Al Maidah : 2)

Seragam baru untuk semangat baru..

Salah satu agenda terdekat TPA Baitul Hikmah saat ini adalah pembuatan seragam baru. Seragam ini rencana akan mulai dibuat setelah pertengahan bulan juni ini dan target selesainya adalah satu minggu sebelum Ramadhan. Salah satu dari tujuan dibuatnya seragam baru ini adalah untuk menumbuhkan kembali semangat belajar dan berangkat ke TPA. Selain itu, seragam baru ini juga untuk menyambut bulan Ramadhan 1433 H ini. Dengan seragam TPA yang baru ini akan terlihat lebih kompak dan rapi sehingga kegembiraan akan muncul saat Ramadhan tiba.

Seragam ini dibuat dengan harga Rp. 70.000, rupiah dengan warna dasar hijau muda. Warna ini disesuaikan dengan warna cat masjid yang hijau dan juga untuk selalu ingat akan pentingnya warna hijau itu sendiri. Hijau mencerminkan keteduhan dan kesejukan yang dimiliki oleh dedaunan pohon. Atas dasar itulah warna itu dipilih sebagai warna seragam TPA Baitul Hikmah.

Pembuatan seragam ini juga termasuk agenda jangka panjang untuk persiapan mengikuti lomba takbir keliling yang tiga tahun terakhir ini selalu gagal karena faktor kerapian dan kokompakan. Kekompakan antara santri dengan santri dan dengan ustadz dan ustadzahnya dan sebaliknya. Pada Akhirnya semoga agenda ini dapat segera terealisasi sehingga diharapka TPA Baitul Hikmah akan kembali bangkit dan semakin kompak, berakhlaqul karimah, rapi serta berprestasi. Fastabiqul Khoirat..